Showing posts with label documentary. Show all posts
Showing posts with label documentary. Show all posts

Saturday, May 31, 2008

Dua Tahun Lumpur Lapindo



Ribuan warga memadati tanggul penahan banjir lumpur Lapindo di kawasan Desa Siring, Porong, Sidoarjo, kamis (29/05/2008). Mereka adalah warga yang rumah dan lahan pertaniannya tenggelam oleh semburan lumpur panas Lapindo. Di tanggul tersebut mereka melakukan Istighosa untuk memperingati dua tahun bencana banjir lumpur Lapindo. Pada tanggal tersebut, dua tahun yang lalu, bencana banjir lumpur panas dimulai. Kesalahan pengeboran yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas mengakibatkan lumpur panas bercampur gas menyembur tanpa bisa dihentikan.
Perjalanan bencana lumpur Lapindo didominasi oleh cerita pedih warga yang menjadi korban. Kini, setelah dua tahun berjalan, ganti rugi pun sudah mulai dibayarkan. Cerita apa lagi yang akan muncul? Mengingat belum semua warga mendapat ganti rugi dan semburan lumpur belum menunjukan tanda akan berhenti. Bagaimanapun, usaha telah dilakukan dan doa telah dipanjatkan. Happy Birthday lumpur Lapindo!

Foto-foto lain click disini.
Naskah + Foto : Boby NP

Wednesday, April 9, 2008

Tentara Langit Turun ke Bumi


Selasa, 8 April 2008. Sejumlah pasukan dari TNI AU berada di beberapa sudut pusat perbelanjaan Malang Town Square (MATOS). Mereka sedang melakukan persiapan akhir acara peringatan hari jadi ke-62 TNI AU. Dalam event yang bertajuk 'Gemuruh Sayap Tanah Air' tersebut dipamerkan berbagai peralatan termpur TNI AU. Mulai dari miniatur dan simulator pesawat tempur hingga 62 foto seputar TNI AU karya LENDY WIDAYANA. Foto-foto tersebut dipamerkan selama 3 hari mulai 8-10 April 2008 dengan tajuk "Bingkai Tentara Langit". Dengan karyanya tersebut, LENDY WIDAYANA yang juga fotografer Indonesia Discovery Research & Documentary (IDD) ingin menjembatani antara masyarakat umum dengan TNI AU. Seluruh foto tersebut diambil di Jawa Timur, mulai Pangkalan Udara Abdulrahman Saleh, hingga kehidupan keluarga para Tamtama. Pameran foto "Bingkai Tentara Langit" ini dibuka Marsekal Pertama IRAWAN SUPOMO Komandan Pangkalan Udara Abdulrahman Saleh.

Teks + Foto : Boby Matanesia